Jessi Carina Penumpang KRL Bekasi menghalangi kereta Jawa yang hendak berangkat dari Stasiun Bekasi
BEKASI, akikaseb.blogspot.com.com - Kepala Stasiun Bekasi Dedi Kristanto membantah pihaknya memperbaiki kinerja KRL akibat didemo oleh penumpang KRL pada Kamis lalu. Dedi mengaku sudah ada pembicaraan sebelumnya terkait perbaikan jadwal kereta. "Bukan baru kita lakukan sesudah demo, tapi memang sudah mau kita lakukan. Kamis itu sebenarnya sudah ada perumusan jadwalnya. Tapi entah kenapa, ya pas banget Kamis itu kita didemo," ujar Dedi Kristanto di Stasiun Bekasi, Senin (21/04/2014). Menurut Dedi, pihak Stasiun Bekasi sudah mengadakan pembicaraan sebelumnya dengan PT KCJ. Pembicaraan tersebut terkait perbaikan jadwal kereta yang seringkali mengalami keterlambatan. Dedi mengaku sudah ada perencanaan sebelumya untuk memberangkatkan kereta langsung dari Stasiun Bekasi. Terutama pada pagi hari yang merupakan jam keberangkatan kerja banyak orang. Biasanya, kereta selalu diberangkatkan dari Stasiun Kota. Sehingga memakan waktu cukup lama untuk tiba di Stasiun Bekasi. Dirinya juga tidak menduga pada hari itu tiba-tiba penumpang melakukan aksi demo menuntut perbaikan jadwal kereta. Padahal, pembicaraan terkait hal tersebut baru saja dilakukan sebelum demo terjadi. "Nah makanya, Kok bisa pas banget. Tapi biarlah, biar ada cerita," ujarnya sambil tertawa.
0 komentar:
Posting Komentar