WATERLOO - Analis dari Bernstein Research bernama Pierre Ferregu dengan optimis menyatakan bahwa saham BlackBerry masih memiliki harapan untuk naik pada Senin 30 September lalu. Namun berselang dua hari kemudian, ia malah memperkirakan saham pembuat smartphone asal Kanada itu turun cukup drastis.Ini merupakan salah satu contoh nyata betapa sulitnya menjual sisi analis riset ekuitas terhadap siklus kehidupan smartphone masa kini. Nasib Motorola yang tenggelam, Nokia yang sempat menghilang, dan Samsung yang kurang menguntungkan untuk berinvestasi adalah beberapa contoh di antaranya.Sehingga, ia menyarankan bahwa penting untuk para broker agar mempengaruhi kliennya untuk beralih dari BlackBerry mereka. Terlebih, setelah perusahaan juga 'curhat' akan nasib keuangannya.Tak heran, jika perusahaan yang dulunya bernama Research In Motion (RIM) itu kesulitan untuk memperkirakan jumlah persediaan handset-nya di pasaran. Hal ini bisa disebabkan karena jumlah permintaan yang menurun dengan pesat jauh dari harapan.Ya, perangkat BlackBerry 10 (BB 10) telah mengalami kegagalan total. Di mana, perangkat tersebut diperkirakan hanya berhasil terjual sebesar 29 persen selama akhir kuartal ketiga lalu. Jelas sekali angka itu sangat rendah untuk perangkat yang dulu pernah berjaya.Pasar BlackBerry di kawasan Afrika dan Timur Tengah juga tampaknya sedang "terjun bebas". Di mana, perusahaan mengakui bahwa persaingan yang sengit telah mempengaruhi hasil keuangan dan operasional perusahaan.Sebelumnya, hal yang sama juga dialami BlackBerry di pasar Amerika Serikat (AS). Kini, penurunan permintaan handset-nya merambah ke skala global yang kian membuat dirinya semakin sulit bernafas.Disadur dari BGR, Jumat (4/10/2013), bisa diperkirakan drama keterpurukan BlackBerry ini belum mereda dalam beberapa bulan ke depan. Secara bisnis mungkin boleh saja perusahaan itu tengah terseok, namun pihaknya masih memiliki secercah harapan dari portofolio paten yang bisa dihargai jauh lebih tinggi dari perkiraan para investor.BlackBerry memang belum dapat berdiri tegak dalam waktu dekat, tetapi tidak akan menutup kemungkinan jika mereka akan bergerak agresif setelah melihat vendor smartphone di Asia yang belum melisensikan paten untuk email atau pesannya. (amr)
Saham BlackBerry Turun, Bagaimana Nasib Perusahaan?
Written By Unknown on Sabtu, 05 Oktober 2013 | 00.26
Related Articles
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
Label:
Bagaimana
0 komentar:
Posting Komentar