Home » » Dukun dan Dua Dayangnya di Flotim Dipolisikan karena Telanjangi ...

Dukun dan Dua Dayangnya di Flotim Dipolisikan karena Telanjangi ...

Written By Unknown on Jumat, 04 Oktober 2013 | 00.14


TRIBUNNEWS.COM, LARANTUKA - Seorang dukun di Larantuka, ditangkap anggota Polres Flores Timur, karena diduga menganiaya dan menelanjangi Kepala Desa Tuakepa, Patresius Ledung Taladan dua korban lainnya.


Yulius Ratu Payong (36), nama dukun itu, adalahwarga Leworok, Desa Leta Boleng, Kecamatan Titehena. Ia ditangkap bersama dua dayangnya yang dijuluki malaikat, yakni Florida Maria Matik Wada (20) dan Maria Afyanti Alliwu (26).


Informasi yang dihimpun Pos Kupang menyebutkan, dukun Yulius telah mengobati puluhan warga se-Flotim yang umumnya sembuh dari berbagai penyakit bisu, tuli, lumpuh dan penyakit lainnya. Sementara sekitar 10 orang meninggal.


Warga yang menderita sakit, disebut sebagai pasien sementara dukun Yulius disebut guru. Saat dukun Yulius diringkus di rumahnya di Lewotok, para pasiennya yang membangun tenda-tenda darurat di luar rumah dukun Yulius menangis dan meratapi kepergian sang dukun itu. Mereka memanggil dukun Yulius dengan sebutan guru.


Kapolres Flores Timur Ajun Komisaris Besar Dewa Putu Gede Artha, Jumat (4/10/2013), mengatakan tersangka dukun Yulius dan dua rekannya Florida dan Maria ditangkap dan langsung ditahan di Mapolres Flotim.


"Senin (1/10/2013) kami titipkan tersangka di Rutan. Ketiganya kami tahan karena tidak mengindahkan panggilan polisi, baik panggilan pertama dan kedua. Pada panggilan ketiga kami ambil paksa para tersangka di kediaman mereka pada Jumat (28/9/2013),"kata Artha.


Artha menuturkan, kasus ini bermula ketika beberapa warga yang berobat di dukun Yulius menyebut-nyebut nama Kades Leworok mendapat perlakuan tak menyenangkan ketika bertandang ke rumah dukun tersebut. "Ia dipukul dengan gayung dan mendapat luka memar,"kata Artha.


Mengenai kades yang melaporkan ditelanjangi, Artha mengatakan, saat di rumah dukun, kades juga disirami air kemudian ditelanjangi. "Untuk kasus ini kami sedang mendalami dan sedang memeriksa para saksi,"tandasnya.


Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blog Archive

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Akikaseb - All Rights Reserved
Template Created by Maskolis Proudly powered by Blogger