Sabtu, 19 April 2014 | 09:31 WIB
Ilustrasi perumahan. TEMPO/Fahmi Ali
akikaseb.blogspot.com, Jakarta - Analis PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe memprediksi akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri tak akan terlalu mempengaruhi persaingan bisnis perumahan. Alasannya, kata dia, masing-masing bank memiliki spesialisasi pasar sendiri. (Baca: DPR: Akuisisi BTN Terganjal Program Perumahan)"Mandiri hanya akan dapat keunggulan tambahan bisnis perumahan," kata Kiswoyo saat dihubungi, Jumat, 18 April 2014. Saat ini, kata Kiswoyo, bisnis Bank Mandiri banyak yang berasal dari pinjaman korporat. "Jadi akan tambah jagoan di perumahan," kata dia.Kemarin, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, membenarkan rencana Bank Mandiri mengakuisisi BTN. Dahlan mengatakan, rencana ini untuk membantu BTN yang tidak mampu mengatasi kebutuhan perumahan rakyat. "Kita kekurangan 1,5 juta unit rumah per tahun, BTN yang sekarang, tak mampu penuhi itu," kata Dahlan.Skema akuisisinya, kata Dahlan, BTN akan menjadi anak usaha Bank Mandiri, bukan dihilangkan. Dahlan menyebut akuisisi ini sebagai usaha memperkuat BTN. (Baca: Apa Kata Dahlan Iskan Soal Akuisisi BTN?)TRI ARTINING PUTRITopik terhangat:Pelecehan Siswa JIS | Pemilu 2014 | Jokowi | PrabowoBerita terpopuler:Dikonfirmasi Soal Nepotisme, Gubernur Ucapkan Kata KotorKamis Putih, Paus Fransiskus Basuh Kaki Pria MuslimHotman Paris: Pengamanan JIS Setara Istana Presiden
0 komentar:
Posting Komentar